Informasi Lowongan kerja Oil dan Gas

lowongan kerja oil dan gas, lowongan kerja migas, lowongan kerja oil, lowongan kerja gas

Artikel Dunia Kerja “Boss, Apakah Rapat Yang Anda Pimpin Sudah Efektif? “ March 17, 2010

Boss, Anda pasti sudah pernah memimpin rapat, salah satu aktifitas penting yang umum dilakukan dalam sebuah korporasi atau organisasi. Pertemuan yang diadakan secara rutin maupun insidental adalah kesempatan bagi Anda sebagai pemimpin untuk mengkomunikasikan segala perkembangan terbaru dalam perusahaan, memantau perkembangan terakhir dalam kinerja tim Anda dan membahas serta mendiskusikan solusi masalah yang timbul dalam sebuah tim. Secara teori, meeting juga bisa jadi tempat yang melahirkan ide-ide kreatif, sarana untuk menyelesaikan konflik yang tidak bisa dirundingkan melalui email, telepon atau memo, serta efektif untuk menyampaikan sebuah maksud karena arti dan perasaan 55% ditunjukkan dengan ekspresi wajah dan sinyal non-verbal (Penelitian Dr. Albert Mehrabian).

Namun keuntungan dan hal positif tersebut hanya bisa diperoleh jika Anda merencanakan, memimpin dan meninjaklanjuti hasil meeting dengan efektif. Rapat yang tidak dapat memutuskan atau menghasilkan apapun dan berjalan tidak ada ‘juntrungannya’ adalah aktifitas yang membuang-buang waktu dan tidak akan memotivasi anggota tim Anda.

Ada tips yang bisa membantu Anda untuk memimpin dan menindaklanjuti rapat dengan efektif agar maksud dan tujuannya bisa tercapai :

1.Undang karyawan yang benar-benar berkepentingan. Pastikan setiap peserta adalah karyawan yang pekerjaannya memiliki kaitan dengan tujuan dan agenda meeting.

2.Informasikan agenda meeting. Saat mengundang anggota tim, sampaikan dengan jelas agenda rapat tersebut agar mereka bisa mempersiapkan diri sebaik-baiknya. Dengan demikian peserta sudah siap dengan materi rapat sehingga waktu yang dihabiskan untuk rapat bisa lebih efektif.

3.Tuliskan di whiteboard atau bacakan agenda pertemuan. Dituliskan memang akan lebih baik karena ada ‘penanda’ yang bisa dilihat semua orang yang mengingatkan Anda dan peserta saat rapat mulai keluar dari rencana awal. Hal ini untuk mengarahkan para peserta dan Anda agar tetap pada ‘jalur’ pembahasan yang benar sepanjang rapat.

4.Buka meeting dengan mengevaluasi goal, pencapaian dan aktivitas yang telah dilakukan selama ini. Hal ini akan mengingatkan kembali setiap anggota tim Anda tentang pencapaian dan ‘janji’ target mereka yang belum dicapai. Puji dan ingatkan mereka yang sudah mencapai target agar mempertahankan kinerja mereka. Secara singkat ingatkan karyawan yang ketinggalan deadline atau target agar lebih memacu kinerja mereka. Jika perlu jadwalkan langsung pertemuan untuk mendiskusikan masalah dan solusinya deadline tersebut.

5.Try to keep it short. Meeting tidak akan jadi efektif bila berlangsung terlalu lama. Karena itulah pentingnya untuk tetap menjaga agar diskusi tetap pada agendanya. Anda tidak harus selalu serius dan memasang wajah ‘tegang’, tapi saat Anda melemparkan candaan, pastikan hal ini tidak berlarut-larut.

6.Libatkan semua orang. Jangan biarkan salah satu dari peserta pertemuan yang Anda pimpin tertidur saking bosannya atau menunggu giliran presentasi sampai terkantuk-kantuk. Encourage diskusi yang hidup dan biarkan setiap peserta mengemukakan pendapatnya tentang informasi, ide atau tanggapan peserta rapat lainnya. Biarkan perbedaan pendapat hadir dalam meeting.

7.Catat setiap ide atau masukan dari setiap peserta rapat di whiteboard. Hal ini akan memberikan kesan bahwa sebagai pimpinan rapat Anda menghargai setiap pendapat para karyawan Anda. Melihat pendapat mereka ditulis di papan dan dilihat orang lain juga akan mendorong peserta lain untuk turut sumbang ide atau saran. Hal ini sangat diharapkan terlebih jika rapat yang Anda pimpin adalah brainstorming yang diharapkan bisa melahirkan ide-ide segar.

8.Jangan lupa siapkan notulensi. Setiap pertemuan di kantor harus dibuatkan notulensi atau minute meeting. Selain berfungsi sebagai dokumentasi, notulensi adalah bukti untuk menindaklanjuti hasil keputusan rapat tersebut di masa yang akan datang. Jaga agar bentuknya singkat dan berorientasi pada hasil yang disepakati oleh peserta rapat, bukan percakapan setiap orang di meeting tersebut.

Remember!
Ruang rapat seringkali menjadi arena Anda melatih kepemimpinan Anda, so setialah.

Sumber : http://id.jobsdb.com/ID/EN/Resources/JobSeekerArticle/memimpin%20rapat?ID=320

 

Lowongan Kerja Oil dan Gas – Quality Assurance/QA Staff March 17, 2010

TORISHIMA GUNA ENGINEERING, PT
Torishima Guna Engineering is an Indonesian joint venture between Torishima Pump Mfg. Co. Ltd. of Japan and Guna Elektro of Indonesia. Established in 1984 as Pumps Manufacturer, currently we are expanding our businesses to serve the oil & gas, power generation and infrastructure markets.

In order to support our operations, we are looking for candidates who looking for long term career, have strong commitment and good will to learn and willingness to growth together with the company.

Quality Assurance/QA Staff

  • Bachelor Degree in Mechanical or Electrical Engineering from reputable universities
  • Female
  • Fresh graduate, no experience required
  • Familiar with Autocad
  • Available immediately

Untuk informasi lebih lengkap dan langsung melamar click disini……..

Bookmark and Share

 

Lowongan Kerja Oil dan Gas – March 11, 2010

ZUG INDUSTRY INDONESIA, PT

PT. Zug Industry Indonesia selling and servicing Steam Boilers.

The product range consists of :

  • Coal – Gas – Oil Fired Steam Boilers
  • Coal – Gas – Oil Fired Thermal Oil Heaters
  • Waste Heat Recovery Boilers from Gas Turbines and Gas Engine Generator sets

Sales Engineers

Requirements :

  • We are looking for Sales Engineers who have experience and are familiar with the technologies of the above mentioned products.
  • Only applicants with related experiences will be considered.

Untuk informasi lebih lengkap dan langsung melamar click disini………

Bookmark and Share

 

Artikel Dunia Kerja ” Apakah Anda Punya Kualitas Kandidat-Karyawan-Idaman? ” March 4, 2010

 

Punya perusahaan impian yang sudah lama ingin Anda “tembus” setelah bertahun-tahun menuntut ilmu atau mengemban pengalaman di kantor yang sekarang itu sudah biasa. Jauh lebih membawa sukses bila Anda justru membentuk kualitas sebagai kandidat karyawan idaman. Jangan dikira perusahaan tak punya impian mendapatkan karyawan yang tepat. Faktanya, setiap hari divisi HRD mencari karyawan baru. Bahkan konon, mereka mengeluh susah mencari orang. Tak terkecuali perusahaan yang sudah Anda idam-idamkan selama ini! Nah, di sinilah Anda justru bisa jadi pelipur lara mereka. Yang tinggal Anda lakukan adalah memastikan mereka menyadari hal tersebut. Kuncinya tentu saja terletak pada dua hal utama: resume dan sesi interview.

Anda sudah merasa layak menjadi kandidat yang diidam-idamkan suatu perusahaan? Berarti Anda sudah melakukan langkah awal yang benar. Masalahnya, seringkali kepercayaan diri itu tidak terbaca di resume atau terlihat saat sesi interview. Berikut beberapa bocoran yang diungkapkan sekumpulan HRD Manager mengenai hal apa saja yang membuat mereka memanggil kandidat karyawan untuk diwawancara, hanya dengan membaca resume yang mereka terima. Bukan itu saja, para pemburu karyawan juga buka mulut soal poin-poin utama yang mereka perhatikan saat interview yang akhirnya membuat mereka memutuskan untuk rekrut.

Surat Pengantar

Apakah Anda adalah tipe pencari kerja yang menyeragamkan isi surat pengantar kecuali bagian kepada orang dan nama perusahaan yang ditujukan? Jangan buang-buang energi, teman. Berdasarkan hasil survei Career Masters Institute, hanya 20% dari para HRD Manager yang merasa masih bisa menerima surat pengantar seperti itu. Bahkan 20% lagi justru menganggapnya tak terlalu penting dan melewati proses membaca cover letter.

Namun persentase terbesar, yaitu 60%, merekomendasikan Anda untuk mengirim surat pengantar yang memang khusus dibuat untuk posisi serta perusahaan yang dimaksud. Bila tidak, lebih baik tak usah sama sekali. Jangan lupa untuk menjelaskan mengapa Anda ingin memberikan kontribusi terhadap perusahaan mereka, melakukan follow up setelahnya lalu memberikan kabar bila Anda memang sudah tak lagi available karena telah direkrut oleh perusahaan lain.

Resume

Sebelum Anda mengirimkan surat pengantar dan resume, sangat disarankan untuk membaca ulang dan mengecek kembali tata bahasanya. Bila Anda memang tak yakin dengan penggunaan bahasa Inggris, lebih baik minta orang lain yang lebih fasih untuk membacanya terlebih dulu supaya ia bisa mengoreksi bila memang ada yang salah. Bukannya apa-apa, 76% dari HRD Manager yang disurvei mengaku akan mengeliminasi sebuah aplikasi jika menemukan kesalahan penulisan atau tata bahasa yang kacau. Soal format, 75% lebih senang bentuk resume dengan gaya kronologis terbalik. Dan, 83% lebih menghendaki resume tercetak pada kertas putih atau krem.

Kabar baiknya, Anda tidak perlu membatasi halaman CV yang ingin dikirimkan. 88% dari seluruh 2.500 manager, yang terdaftar dalam Society of Human Resources Manager dan telah diminta pendapatnya lewat survei yang sama, merasa informasi paling penting dalam sebuah resume adalah prestasi yang bisa diperiksa keabsahannya. Bila Anda punya daftar panjang keberhasilan yang telah diraih, tak perlu ragu untuk memuat semuanya tapi tetap dengan mempertimbangkan hal ini: 20% menganggap resume cukup satu lembar saja, 30% berpendapat dua halaman sudah oke, tapi yang paling ideal, adalah menyesuaikan jumlah halaman dengan tingkat posisi yang diinginkan. Namun yang paling penting, pastikan semua informasi dilengkapi detail tanggal serta kegiatan yang tengah dilakukan.

Interview

Ada satu rahasia besar yang perlu Anda ketahui saat hari interview tiba: umumnya para pihak HRD dari perusahaan yang memanggil Anda hadir di sesi tersebut dengan niat untuk memperkerjakan Anda. Sama halnya dengan Anda yang punya harapan besar untuk diterima, mereka juga berharap bahwa Andalah orang yang tepat untuk posisi lowong yang tersedia. Lagipula Anda memang sudah mencapai tahap temu muka tersebut, kan? Jadi, kepercayaan diri sangatlah berperan dalam tahap ini. Jika Anda frustasi dengan pencarian kerja yang selama ini seringkali ditolak, jangan sampai hal tersebut terlihat! Ingat, sikap pesimis sangatlah tidak menarik di mata pencari karyawan.

Tapi di saat yang bersamaan, jangan terlalu menuntut diri untuk tampil serba sempurna juga. Percaya atau tidak, pewawancara bisa lebih bersikap maklum dari yang Anda kira. Mereka tidak berharap Anda punya jawaban yang benar terhadap segala pertanyaan yang mereka ajukan, kok. Walaupun begitu, usahakan untuk menjelaskan segala sesuatunya dengan jelas. Bahkan penjelasan bahwa Anda tidak tahu jawabannya sekalipun. Biasanya pewawancara mengajukan pertanyaan sulit hanya untuk melihat bagaimana Anda menghadapi situasi “gelap” tersebut. Banyak pewawancara kerja menemui kandidat karyawan yang jago “mengarang” terhadap sesuatu yang tidak mereka pahami sama sekali. Bila memang tidak tahu, katakan saja, tapi dengan menambahkan bahwa Anda bisa memberikan dugaan berpendidikan atau mengusulkan suatu cara supaya Anda bisa mengetahui jawabannya.

Yang terpenting adalah Anda punya bekal cukup untuk menunjukkan keseriusan Anda untuk bekerja untuk mereka. Bila Anda memang sudah lama ingin bekerja di perusahaan tersebut, ungkapkan hal itu. Sertai pula dengan pengetahuan Anda mengenai perusahaan yang dimaksud. Mengakses situs resmi atau press release serta artikel yang memuat keberhasilan perusahaan bisa menambah poin Anda di mata mereka. Poin lebih lainnya? Tunjukkan bahwa Anda benar-benar tertarik untuk bergabung dengan perusahaan mereka. Jauh di dalam lubuk hati setiap pewawancara, mereka ingin Anda mendamba perusahaan mereka. Jadi tak perlu bersikap defensif atau justru jual mahal.

Semoga berhasil!

Sumber : http://www.jobsdb.co.id/ID/EN/Resources/JobSeekerArticle/karyawan_idaman?ID=44

Bookmark and Share

 

 
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.